tips

Startegi Jualan Online Laris Manis: Psikologi Harga & Copywriting

Feature Image

Kenapa ada toko yang jualannya antri, padahal barangnya sama persis dengan toko sebelah yang sepi? Rahasianya bukan di “pelet”, tapi di strategi psikologi marketing.

1. Teknik Coret Harga (Anchoring)

Jangan tulis “Harga: Rp 99.000”.
Tapi tulislah “Harga: Rp 199.000 (Diskon 50%) -> Rp 99.000″.

Manusia suka merasa “menang” atau untung. Harga coret memberikan ilusi bahwa mereka mendapatkan *value* lebih besar dari uang yang dikeluarkan.

2. Angka Ganjil (Charm Pricing)

Harga Rp 49.000 terlihat jauh lebih murah daripada Rp 50.000. Padahal cuma beda seribu perak. Otak kita memproses angka kiri lebih dulu. Rp 4-puluh-sekian terdengar lebih ringan daripada Rp 5-puluh.

3. Teknik Bundling (Paket Hemat)

Tujuannya menaikkan nilai transaksi rata-rata (AOV).
Daripada jual 1 pcs Keripik @15rb, jual “Paket Keluarga (Isi 4) cuma 55rb”.

Pembeli merasa hemat 5rb, padahal Anda untung karena volume penjualan naik drastis.

4. Copywriting yang Menghipnotis

Jangan jual FITUR, jual MANFAAT.
❌ “Powerbank ini kapasitas 10.000 mAh”
✅ “Bisa cas HP seharian penuh tanpa takut lowbat saat traveling”

Kesimpulan

Jualan itu seni mempengaruhi keputusan orang. Praktekkan 3 trik sederhana di atas di toko online Anda hari ini, dan lihat bedanya.

Mau toko online yang sudah support fitur harga coret dan diskon otomatis? Order Website Toko Online Fitur Lengkap di Jasa Digital.

Ditulis oleh

Tim Jasa Digital yang berdedikasi membantu UMKM Indonesia berkembang melalui solusi digital.

Chat WhatsApp